NASKHAH YANG PUNAH

Aku
Kajang-kajang kosong
Helaian-helaian sepi
Hadir tinta mengisi
Kekosongan dibasahi
Kesepian diwarnai
Menjadi
Halaman bertinta
Lembaran berkata
Terselit
Di apit kulit
Rasa terjilid
Namun apa yang ternaskhah
... Tak terkhazanah!
... Terbiar punah!
... Dimamah anai pemusnah!
Dan naskhah terbiar
Bertinta pudar
Berserat longgar
Terkitar
Menjadi aku
Kajang-kajang kosong
Helaian-helaian sepi
MJ
12/09/05
(NOTA: Respon untuk catatan ini, kalau boleh, hendaklah ala-ala puisi juga.)

<< Home